Skip to main content

Konsep dasar sistem informasi manajemen

Pengertian SIM: Sistem Informasi Manajemen.

Sistem adalah sekumpulan unsur (elemen/kegiatan/prosedur) yang saling terpadu dan bekerjasama satu sama lain.

Manajemen menurut Mary Parker (Stoner & Freeman, 2000) adalah seni melaksanakan pekerjaan melalui orang-orang (The art of getting things done through people). Meskipun banyak definisi manajemen yang telah diungkapkan para ahli sesuai pandangan dan pendekatannya masing-masing. Walaupun demikian, yang dimaksud manajemen adalah perencanaan, pelaksanaan, kepemimpinan, evaluasi dan pengawasan, dan sistem informasi manajemen.

Sistem Informasi Manajemen merupakan kegiatan yang dilakukan sekelompok unsur dalam sebuah organisasi yang saling terkait dalam usaha memecahkan suatu masalah dengan memanfaatkan sumberdaya manajemen sehingga sampai pada sebuah pemberian informasi yang mendukung pengambilan keputusan.

James Alter (1992): Kombinasi antarprosedur kerja, informasi, orang dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.

Bodnar & Hopwood (1993): Kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data dalam bentuk informasi yang berguna.

Turban, McLean, dan Waterbe (1999): Sistem yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisa, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik. Intinya, SIM mengelola data atau informasi masukan hingga menghasilkan informasi untuk berbagai pihak.

Gordon B. Davis: system manusia dan mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi.

George M. Scott: kumpulan interaksi dari system informasi yang menyediakan informasi baik untuk kebutuhan manajerial maupun untuk kebutuhan operasional.

Secara umum, SIM adalah sistem informasi yang menghasilkan keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan manajemen.

Tujuan Sistem Informasi Manajemen

Menyediakan informasi yang dipergunakn untuk perencanaan , pengendalian, pengevaluasian dan perbaikan berkelanjutan.

Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

Menyediakan informasi yang akan digunakan dalam perhitungan harga pokok, rekrutmen atau tujuan-tujuan manajerial lain.

Karakteristik Sistem Informasi Manajemen

SIM membantu manajer secara terstruktur.

SIM dirancang untuk memberikan laporan operasional sehari-hari.

SIM sangat bergantung pada keberadaan data organisasi secara keseluruhan.

SIM membutuhkan perencanaan yang matang.

Konsep-konsep Pokok Sistem Informasi Manajemen

Selain kita harus mengetahui definisi dari SIM, kita juga harus mengetahui dan memahami konsep-konsep yang berhubungan dengan informasi, pemakaian informasi, dan nilai informasi. Berikut adalah konsep-konsep pokok SIM.

 Konsep Informasi

Informasi menambahkan sesuatu pada penyajian yaitu sehubungan dengan waktu dan mutu.

Konsep Manusia sebagai Pengolah Informasi

Kemampuan manusia sebagai pengolah informasi menentukan keterbatasan dalam sistem informasi dan mengesankan dasar-dasar rancangan mereka.

Konsep Sistem

Karena sistem informas manajemen adalah sebuah sistem, maka konsep sistem perlu untuk memahami dan merancang ancangan pada pengembangan sistem informasi.

Konsep Organisasi dan Manajemen

Sistem informasi berada di dalam sebuah organisasi dan dirancang untuk mendukung fungsi manajemen. Informasi adalah penentu yang penting dalam bentuk keorganisasian.

 Konsep Pengambilan Keputusan

Rancangan SIM bukan hanya harus mencerminkan anacangan rasional terhadap optimasi, tetapi juga teori keperilakuan pengambilan keputusan dalam organisasi.

Konsep Nilai Informasi

Informasi mengubah keputusan, perubahan dalam nilai hasil akan menentukan nilai informasi. Sistem informasi dalam perusahaan juga merupakan sistem terbuka, dimana terjadi arus sumber daya dengan lingkungannya. Dalam informasi, data input diperoleh dari lingkungan, misalnya informasi kenaikan pajak yang diumumkan pemerintah, dan perubahan kurs mata uang. Semua data dari luar tersebut mengalir masuk ke dalam sistem.

Oleh karena itu, sitem informasi membantu para manajer dan pimpinan perusahaan untuk mendapatkan gambaran mengenai perusahaan. Informasi yang didapat merupakan bahan masukan penting bagi manajer dalam pengambilan keputusan.

Pengaruh Pengelolaan Sistem Informasi dalam organisasi

Cost of running (penekanan biaya, menaikkan profit).

Customer Service (kemudahan pelayanan, meningkatkan performa layanan).

Management process (tata tertib laksana pengelolaan informasi).

Peran Strategi Sistem Informasi Manajemen



SIM Merupakan Kumpulan dari Sistem Informasi

Sistem informasi akuntansi (accounting information systems), menyediakan informasi dan transaksi keuangan.

Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.

Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information systems).

Sistem informasi personalia (personal information systems).

Sistem informasi distribusi (distribution information systems).

Sistem informasi pembelian (purchasing information systems).

Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).

Sistem informasi analisis kredit (credit analysis information systems).

Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems).

Sistem informasi analisis software.

Sistem informasi teknik (engineering information systems).



Tiga aktivitas yang terjadi pada sistem informasi



Burch & Grudnitski (1989 : 6) menyebutkan adanya tiga pilar utama yang menentukan kualitas informasi, yaitu:

Akurat

Tepat Waktu

Relevan

Jenis-jenis Sistem Informasi

Transaction Processing Systems (TPS)

Office Automation Systems (OAS) dan Knowledge Work Systems

Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Decision Support Systems (DSS)

Sistem Ahli (ES) dan Kecerdasan Buatan (AI)

Group Decision Support Systems (GDSS) dan Computer‐Support Collaborative Work Systems (CSCW)

Executive Support Systems (ESS)

Comments

Popular posts from this blog

Sistem Informasi Manajemen Pada Era Globalisasi

Sistem Informasi Manajemen Pada Era Globalisasi.

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Seiring perkembagan zaman (globalisasi) mempengaruhi segala bidang. Seperti perubahan ekonomi secara global, perubahan ekonomi industrial, perubahan perusahaan, perubahan teknologi komunikasi yang kian canggih. Perkembangan teknologi itu sendiri berpengaruh pada perkembangan sistem informasi manajemen yang sangat signitifikan dalam pola pengambilan keputusan yang diambil oleh manajemen.
Perubahan dan perkembangan teknologi yang kian cepat dan canggih itulah yang menyebabkan perubahan – perubahan peran manajer untuk mengambil keputusan. Yang  mendorong para pemimpin untuk selalu mengetahui perkembangan informasi yang terkini yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan dan menuntut manajemen dunia usaha untuk dapat beroperasi lebih efektif, efisien dan terkendali dengan mengedepankan keunggulan bersaing baik tingkat local maupun global melalui peningkatan kualitas sumberdaya manusia, barang dan j…
Fungsi manajemen.
     Manajemen adalah suatu tim yang disusun dalam organisasi untuk menjadi pengendali organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan dan sasaran-sasaran yang hendak dicapai oleh organisasi. Manajemen didalam organisasi biasanya di bagi dalam 3 tingkatan. Pembagian 3 tingkatan tersebut disebabkan adanya 3 macam tujuan atau sasaran yang hendak dicapai oleh organisasi.ketiga tingkatan tersebut adalah manajemen tingkat atas,manajemen tingkat menengah dan manajemen tingkat bawah.       Sebutan yang biasa digunakan untuk pejabat manajemen tingkat ialah direktur. Pelakunya disebut "Director" yang dalam bahasa indonesia ditulis direktur. Dan sebutan lain yang juga biasa digunakan adalah "Presiden". Pejabat wakil direktur atau wakil presiden juga termasuk dalam tingkatan manajemen ini. Dan menejem tingkat bawah ada kepala regu misalnya. Apa pun sebutanya pada dasarnya ada tiga tingkatan manajemen karena sasaran yang ingin dicapai ada tiga buah.
Tujuan dan sifat m…

Fungsi sistem informasi manajemen

Faktor yang mempengaruhi perkembangan SIM.


- Didalam pengembangan suatu SIM (Sistem Informasi Manajemen), ada banyak faktor yang mempengaruhi pengembangnya. Faktor-faktor inilah yang nantinya akan menentukan karakteristik SIM yang dibangun misalnya sentralisasi ataukah desentralisasi, tingkat keamanannya harus ketat ataukah seperlunya saja dan lain sebagainya. Suatu sistem informasi dapat dipandang sebagai suatu sistem yang terdiri atas 6 Blok pembentukan dan yang pengembangannya di pengaruhi oleh 10 faktor (Burch dan Grunidski, 1994). Faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut adalah:
A. Integrasi Pengembangan sistem harus mempertimbangkan tingkat integrasi yang sesuai bagi organisasi yang membutuhkan nya ada dua jenis tingkat integrasi yang bisa digunakan sebagai patokan yaitu:
1. Sistem yang tergandeng erat Sistem yang terganteng(tightly couplen system) adalah suatu sistem yang basis datanya terkoneksi Rat contoh sistem yang harus terkoneksi adalah sistem penjualan ketika data transak…